Jl. Ade Irma Nasution, Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121 Telp. 354221 Fax. 350977
Pencarian
Polling
Bagaimana menurut anda pelayanan di Inspektorat Provinsi ?
Sangat Bagus (63.6%)
Bagus (15.2%)
Cukup Bagus (6.1%)
Kurang Bagus (15.2%)

Menpora: Anggaran Asian Games Akan Diefisiensikan Rp 4 Triliun

Senin, 03 April 2017 (11:16)

Penyelenggaraan Asian Games ke-18, tahun 2018 terancam lantaran anggaran yang belum tersedia. Dari anggaran sebesar Rp 8,7 triliun yang diajukan Panitia Asian Games Indonesia (Inasgoc), pemerintah baru bisa menyediakan sebesar Rp 500 miliar tetapi itu pun belum bisa dicairkan lantaran belum ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengadaan barang dan jasa.

Untuk itu, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) selaku Ketua Panitia Pengarah Asian Games memerintahkan untuk menggalang dana dengan melibatkan pihak swasta dari dalam dan luar negeri, melalui skema sponsorship.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menambahkan bahwa pemerintah akan berupaya melakukan efisiensi anggaran. Dengan target, efisiensi sebesar Rp 4 triliun dari dana sebesar Rp 8,7 triliun yang dibutuhkan.

"(Efisiensi anggaran) maksimal Rp 4 triliun untuk penyelenggaraan ini (Asian Games)," ungkap Imam yang ditemui di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Selasa (7/3).

Hanya saja, Imam menegaskan bahwa penghematan tersebut di luar konteks penunjang prestasi atlet dan penyediaan infrastruktur. Tetapi, mengenai detil efisiensi, menurutnya, masih menunggu hasil evaluasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora).

"Anggaran yang sudah ada ini memang sebenarnya sudah kita akan efisienkan karenanya nanti kita akan hitung kembali, akan kita kaji kembali seefisien mungkin anggaran itu bisa kita pergunakan mengingat ini event besar, event internasional. Hal-hal yang kami anggap nantinya tidak sesuai atau ada pemborosan itu akan kami evaluasi," katanya.

Sumber : beritasatu.com

 
Copyright Inspektorat Sumatera Selatan 2015